Penerapan Tekanan Zat Padat, Cair dan Gas dalam Kehidupan Sehari-hari

Posted on
penerapan tekanan zat
gambar via pixabay

Sebelumnya telah dibahas materi tentang Tekanan zat padat, cair dan gas.

Kali ini akan kita bahas mengenai penerapan tekanan zat padat, cair dan gas dalam kehidupan sehari-hari.

Sebenarnya ada banyak contoh penerapan tekanan zat, namun kali ini kita bahas 15 penerapan tekanan zat dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan Tekanan Zat Padat

Konsep tekanan zat padat adalah tekanan sebanding dengan gaya yang diberikan dan berbanding terbalik dengan luas bidang tekannya. Ada 5 contoh tekanan zat padat yaitu :

a.Paku dibuat lancip di ujungnya

Semua paku pasti dibuat lancip di ujung satu dan tumpul di ujung satunya. Semakin lancip ujung paku maka akan semakin memudahkan kita dalam memaku.

Semakin lancip ujung paku maka tekanan paku terhadap benda yang dipaku akan semakin besar sehingga paku tersebut akan lebih mudah menembus benda yang dipaku.

b.Pisau dibuat tajam di bagian sisi

Sebuah piasu atau sejenisnya pasti dibuat tajam di bagian sisinya, yaitu dibuat lebih tipis dan runcing. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam memotong.

Semakin tipis bagian sisinya maka tekanan yang diberikan oleh pisau terhadap sesuatu untuk memotongnya semakin besar sehingga akan semakin memudahkan dalam memotong atau mengiris.

c.Ban mobil khusus medan berat berlumpur dipilih yang besar

Mobil yang akan digunakan di medan yang berat terutama jalan berlumpur sebaiknya dipilih yang ban nya besar. Hal ini bertujuan untuk memudahkan mobil melewati jalan berlumpur tersebut.

Semakin besar ban mobil tersebut maka tekanan mobil terhadap jalan akan semakin kecil sehingga mobil yang melewati jalan berlumpur akan berlalu dengan lancar dan tidak akan terperosok ke dalam lumpur tersebut.

d.Sepatu salju dibuat lebih lebar di bagian alas

Sepatu yang digunakan untuk berjalan di salju dibuat lebar alasnya. Hal ini bertujuan agar seseorang menjadi lebih mudah dalam berjalan di medan salju yang licin dan rapuh.

Semakin lebar alas sepatu salju tersebut maka tekanan yang diberikan sepatu terhadap salju akan semakin kecil sehingga akan memudahkan untuk berjalan di salju.

e.Kaki bebek lebih lebar daripada kaki ayam

Kaki bebek lebih lebar dan berselaput, hal ini berhubungan dengan tempat hidupnya di lumpur. Tujuannya agar bebek lebih mudah berjalan di lumpur.

Kaki bebek yang lebar akan membuat tekanan kaki bebek terhadap lumpur menjadi kecil sehingga bebek dapat dengan mudah melewati lumpur dan tidak terperosok.

Kaki ayam tidak seperti bebek karena tempat hidup ayam tidak di tempat berlumpur tapi di tempat yang kering.

Penerapan Tekanan Zat Cair

a.Pembuatan Bendungan

Pembuatan bendungan selalu dibuat lebih tebal di bagian bawah. Hal ini sesuai dengan konsep tekanan hidostatis bahwa tekanan di dalam air semakin dalam akan semakin besar.

Tujuan bendungan dibuat lebih tebal di bagian bawah karena tekanan di dasar air paling besar sehingga mencegah bendungan jebol akibat tekanan tergerus oleh tekanan air.

b.Aliran darah pada sistem peredaran darah 

Tubuh manusia dialiri oleh darah melalui pembuluh darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Darah dapat mengalir ke seluruh tubuh karena ada tekanan yaitu oleh jantung

Jantung berfungsi sebagai pemompa darah sehingga tekanan tersebut yang menyebabkan darah dapat terus mengalir ke seluruh tubuh.

Ketika pembuluh darahnya terjadi penyempitan maka tekanan darah yang awalnya normal akan menjadi lebih tinggi. Hal ini yang menyebabkan seseorang mengalami tekanan darah tinggi.

c.Pemasangan infus pada pasien

Pemasangan infus selalu diletakkan dengan posisi lebih tinggi. Hal ini bertujuan agar cairan infus dapat mengalir dengan lancar ke tubuh karena tekanan dari cairan infus lebih tinggi. Tentunya pada saat pemasangan juga mempertimbangkan besarnya tekanan darah pasien.

d.Tempat penampungan air

Bila kita amati tempat penampungan air di rumah-rumah selalu diletakkan di atap atau bagian paling tinggi di rumah. Hal ini bertujuan agar air dapat mudah dialirkan melalui kran-kran dibawahnya dengan tekanan air yang kuat.

e.Rem hidrolik

Cara kerja rem hidrolik memanfaatkan prinsip tekanan pada hukum Pascal. Dengan rem hidrolik maka pengendara mobil dapat mengerem mobilnya dengan tekanan kecil namun mampu menghasilkan tekanan pada rem yang lebih besar.

Ketika pedal rem diinjak maka silinder pusat akan mendapat tekanan yang kemudian diteruskan oleh minyak ke segala arah. Kemudian tekanan dari minyak tersebut menekan bantalan rem dengan gaya yang lebih besar.

Penerapan Tekanan Gas

a.Ban yang dipanaskan terus-menerus akan meletus

Kita terkadang pernah mendengar ban kendaraan yang tiba-tiba meletus baik itu saat berhenti atau saat berjalan. Selain dikarenakan tercoblos paku, bisa juga dikarenakan ban terlalu panas.

Ban yang panas karena dibawah matahari yang terik ditambah perjalanan di aspal maka suhu di dalam ban akan menjadi tinggi. Bila suhu di dalam ban tinggi maka tekanan gas juga menjadi tinggi. Ban yang sudah tidak dapat menahan tekanan dari dalam karena kondisi ban sudah tipis akan dapat menyebabkan ban tersebut meletus.

b.Pompa sepeda

Pada saat kita menggunakan pompa sepeda yang manual, ujung selang udara harus menempel pentil ban sepeda yang terbuhat dari karet.

Pada saat pompa kita tarik maka volume udara makin besar sehingga udara masuk, kemudian saat kita tekan pompa tersebut maka volume udara menjadi lebih kecil dan tekanan udara menjadi lebih besar untuk mendorong udara masuk ke ban sepeda.

Karena volume udara yang dipompakan lebih besar sedangkan pentil tempat masuknya udara lebih kecil maka pompa akan menjadi panas karena udara berdesakan masuk ke lubang pentil yang kecil.

c.Pompa air

Saat ini pompa air sudah menggunakan listrik. Prinsip pompa air adalah menghisap air dari posisi di bawah kemudian memompanya ke tempat yang lebih tinggi.

Pada saat pompa air dinyalakan maka bagian dalam pompa air akan menjadi vakum akibat perbedaan tekanan. Karena kondisi vakum tersebut maka air akan tersedot dan kemudian dipompa keluar.

d.Senapan angin

Prinsip kerja senapan angin adalah memanfaatkan tekanan udara untuk menghasilkan energi yang dapat melontarkan peluru.

Pada saat senapan dipompa maka udara dalam tabung dimampatkan sehingga menghasilkan tekanan udara yang kuat. Tekanan udara akan melontarkan peluru yang menghasilkan energi potensial.

e.Kapal layar

Prinsip kerja kapal yang masih menggunakan layar yaitu memanfaatkan perbedaan tekanan udara.

Para nelayan yang ingin berangkat mencari ikan akan berangkat pada malam hari karena tekanan udara lebih tinggi di darat daripada di laut sehingga angin akan mengarah ke laut.

Sedangkan pada saat pulang dari melaut, nelayan akan pulang pada siang hari karena tekanan udara di laut lebih tinggi daripada di darat sehingga angin akan mengarah ke darat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *