SKB 5 Menteri : Pelaksanaan Tahun Ajaran Baru di Masa Pandemi Covid19

Posted on
pembelajaran

Hari ini, Senin, 15 Juni 2020, lima kementerian yakni Kemendikbud, Kemenko PMK, Kemenkes, Kemendagri, Kemenag, ditambah dari Gugus Tugas Covid19, BNPB dan Komisi X DPR RI, melakukan webinar secara virtual dan disaksikan berbagai kalangan masyarakat.

Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan bahwa pada prinsipnya kebijakan yang dikeluarkan pada masa pandemi ini mengutamakan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat.

Bagi pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan menengah, tahun ajaran baru tetap dilaksanakan mulai bulan Juli 2020. Namun untuk dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka, syaratnya yang pertama yaitu daerah tersebut zona hijau. Itupun satuan pendidikan harus melakukan protokol kesehatan yang sangat ketat dan berlapis. Dan jika daerah tersebut ada penambahan kasus, maka sekolah harus kembali ditutup.

Baca juga : Siapkah Sekolah Dibuka saat Covid19

Untuk satuan pendidikan di daerah zona kuning, oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka dan belajar masih dari rumah secara daring.

Syarat kedua, satuan pendidikan di daerah zona hijau yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka harus atas ijin dari pemerintah daerah atau Kemenag.

Syarat ketiga, satuan pendidikan harus sudah memenuhi semua semua daftar periksa dan siap melaksanakan.

Syarat keempat, orangtua/wali murid setuju bila anak-anaknya masuk ke sekolah dan melakukan pembelajaran tatap muka.

Jika satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, maka pembelajaran secara tatap muka tidak dapat dilakukan dan pembelajaran kembali dari rumah secara daring.

Terkhusus daerah zona hijau, diperbolehkannya satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran tatap muka tidak lah secara serentak, namun dilakukan secara urut atau bertahap

Tahapannya yaitu tahap I dimulai SMA, SMK dan sederajat, SMP/Mts dan sederajat. Tahap II SD/MI dan sederajat dua bulan setelah tahap I. Tahap III PAUD formal dan non formal dua bulan setelah tahap II.

Sedangkan sekolah atau madrasah berasrama masih harus belajar dari rumah dan dilarang pembelajaran tatap muka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *